Ahmad Taufik

Ahmad TaufikRevolusi… Revolusi… Itulah lagu yang sering kita dengar saat mahasiswa berdemonstrasi. Sayangnya cita-cita itu sampai kini masih belum terwujud. Pergantian rezim penguasa otoriter, korup dan menyengsarakan rakyat, justru dilanjutkan oleh penggantinya. Mahasiswa sebagai penjaga moral bangsa untuk mengetuk penguasa yang lalai kepada rakyatnya, seperti menemui jalan buntu. Novel ini, menjadi refleksi dari kegelisahan sang penulis yang juga seorang aktifis gerakan mahasiswa. Penulis berhasil memanfaatkan “pedangnya” untuk “membunuh” kehidupan yang kadang kala membuat jenuh dan frustasi. Apalagi ditengah bangsa yang sulit berubah, dimana koruptor masih dilindungi penguaa dan kejahatan penguasa masa lalu masih dipelihara penguasa masa kini. Penulis novel ini mengajak kita kembali merenungkan arti perjuangan, walaupun akhirnya menemui ajal atau jeruji besi.

 

 

Ahmad Taufik – Jurnalis dan bekas aktifis gerakan mahasiswa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s