Tentang Saya
Saya jurnalis yang pernah bekerja di media cetak, televisi, dan online. Mengamati dari dekat berbagai proses sosial-politik nasional Indonesia, yang kerap diwarnai konflik, mendalami isu-isunya, termasuk pemilihan gubernur di beberapa provinsi.
Dalam waktu tertentu, saya menulis esai, feature, dan cerpen tentang berbagai hal: filsafat, kebudayaan, kedukaan, studi media, jurnalisme, riwayat kemanusiaan, gerakan massa, juga romantika platonik, dan dimuat di beberapa media, seperti Harian Kompas, Harian Media Indonesia, Harian Sinar Harapan, dll. Pada kesempatan lain, saya menuliskan dua buah buku yang masing-masing bergulat dengan filsafat, pencarian jati diri, perjuangan, serta diskursus metode mencari pengetahuan kepemirsaan dalam dunia televisi.
Dan atas permintaan sejumlah kawan, saya juga mendirikan dan mengajar Kelas Penulisan Buku Fiksi dan Kajian dengan lokasi pembelajaran yang bergerilya dari satu kafe ke kafe lainnya.
Selebihnya, saya hanya seorang pemimpi.





Goodreads Indonesia ini dib...
Salam,
Kami pengelola situs rumah kiri tertarik untuk mempublikasikan tulisan bung berjudul Transformasi Sosial di http://www.rumahkiri.net Kami berterima kasih banyak jika bung memberi ijin untuk itu. Demikian, terima kasih.
Sadikin
Silahkan Bung Sadikin. Itu tulisan saya di masa-masa awal kuliah. Jadi, tolong cantumkan saja tahun tulisan tersebut.
Terimakasih
Mas, salam kenal. kulink ya blognya sampeyan. thanks.
isa minta tolong g??
q perlu info soal nihilisme ma permisivisme nhe. tapi susah bgt nyarinya
isa bantuin g??
mungkin anda punya file sola nihilisme ma permisivisme.
terima kasih
Iqbal,
Makin berkualitas aja sih blog-mu ini!
Diliat enak, dibaca lbh enak lagi. Lbh lembut tp tajam.
eh, tulis buku lagi donk! Terutama soal media massa. Bikin diskusi soal matinya rating televisi jg oke tuh! Minta kawan-kawanmu buat sponsorin. Soale kalo aku yg sponsorin belon ada duit,,hehehee!
Salam kenal bang…! sebagai sesama putra Melayu di perantauan semoga kita bisa memberi warna bagi ke-Indonesiaan yang sudah sangat Jawanis ini…
Kita rasa-rasanya perlu membaca ulang sudahkah bentuk unitarian di Republik ini adalah bantuk final atau boleh jadi kita perlu membincang federalisme…?? Mungkin Abang tidak setuju…tapi sekedar sapaan awal saya pikir tak apa-apa..sekali lagi salam kenal…
salam
huzer
pertama saya main2 ke blog ini
rasanya stiap kata yang di gunakan sangat enak, shingga menggoda untuk menelusuri kelanjutannya. banyak bobot yang terkandung.
nice blog
Terimakasih ya Itha.
terima kasih atas tulisannya ttng ternate. Sy jd rindu dngn ternate kampung halaman sy…
Terima kasih juga Anak cucu Jo Adam (namanya menarik sekali, hehehe…).
Anak kemarin sore toh
HAnya pinter menyombongkan diri sendiri,ngaku ngaku,ngaku pinter,ngaku bisa segalanya, alias Takaburt….anak muda