Mimpi Besar Asia Tidak di Indonesia

2009 Oktober 14
oleh Tengku Muhammad Dhani Iqbal

Berkali-kali materi kebudayaan Indonesia dipergunakan oleh Malaysia untuk kepentingan pencitraan. Pertanyaan utama semestinya bukanlah ada apa dengan dengan Malaysia kini, tetapi sedang mimpi apa Indonesia selama ini? read more…

Mudik adalah Fenomena Gagalnya Desentralisasi

2009 Oktober 10
oleh Tengku Muhammad Dhani Iqbal

Setiap kali lebaran menjelang, drama sosial mudik selalu terjadi. Dari satu titik, jutaan orang bergerak menyebar ke berbagai titik. Banyak orang menganalogikan mudik sebagai kembai ke asal, kembali ke fitrah, dan semacamnya yang seolah terkait spiritualisme. Tapi sesungguhnya itu bohong belaka. Mudik adalah fenomena gagalnya negara mewujudkan desentralisasi. read more…

Ella

2009 Maret 5
oleh Tengku Muhammad Dhani Iqbal

perempuan-di-rantai-kekerasanPerempuan seringkali mendapatkan perlakuan yang keras dari lawan jenis. Sosoknya yang lembut menjadi tempat yang empuk bagi mereka yang merasa berkuasa. Kekerasan itu sendiri umumnya dilakukan oleh orang terdekat yang dilandasi suatu komitmen, entah itu rumah tangga maupun ikatan emosional. read more…

Tak Ada Sales, Jurnalis Pun Jadi

2009 Februari 20
oleh Tengku Muhammad Dhani Iqbal

Kondisi tubuh yang kepayahan tak begitu saya hiraukan hari itu. Demam, flu, dan tulang yang berderik saya bawa serta memenuhi sebuah panggilan. Dalam satu percakapan telefon, saya diminta bergabung dengan sebuah koran mingguan baru skala nasional yang segera diterbitkan. read more…

Sebut Dia Herdjuno Darpito!

2008 November 5
oleh Tengku Muhammad Dhani Iqbal

Kenapa Ikrar Nusa Bhakti tidak memberikan judul lengkap pada tulisannya yang berjudul Kesengsem kepada Sultan (Kompas, 1/11)? Mengingat banyaknya sultan di negeri ini, bukankah seharusnya Ikrar memberikan judul Kesengsem kepada Sultan Jawa? read more…

Kolonialisme Dalam Sepotong Sabun

2008 Agustus 28
oleh Tengku Muhammad Dhani Iqbal

Malaysia pernah melarang produk iklannya menggunakan orang asing sebagai model. Tindakan ini belakangan diikuti Indonesia dengan alasan melindungan industri periklanan dalam negeri. Namun dalam perkembangannya, dari segi isi, kehormatan sebagai orang Indonesia justru kebobolan. read more…

Puisi Melayu di tahun 1695

2008 Agustus 28
oleh Tengku Muhammad Dhani Iqbal

Carmen Malaicum
oleh Thomas Hyde, 1695

Rajah di negeri Ingeriz perempuannya
Bermati dan Rajah bergheraq hatinya
Telah men-dengar itu dan segalah
Ra’ayatnya denghan dia jughah tatkalah
Di dalam landarah amat cintah bernangis
Rajah akan perempuannya men-nangis
Mariam bintang ke dalam su’rgah cayah
Ampir malaikat bermumin bercayah

read more…